Kepiting Balikpapan dan Cara Memesan Hasil Laut
Ringkasnya: Kepiting Balikpapan di Ocean’s Resto tersedia dalam empat saus: asap, caramel, lada hitam, dan telur asin, dengan saus asap yang paling sering dipesan. Ikannya berbeda lagi, karena jenis yang tersedia menyesuaikan musim, lalu cara masak dan bumbunya kamu tentukan sendiri.
Daftar menu memang bisa dibuka sendiri di halaman menu. Yang tidak ada di sana adalah cara memilihnya, dan itu yang paling sering bikin orang bingung di meja sambil ditunggu pelayan.
Kenapa kepiting Balikpapan di sini punya empat saus?
Karena kepiting itu bahan yang rasanya kuat tapi tidak dominan, jadi dia menerima saus dengan cara yang berbeda-beda. Empat pilihannya:
Saus Asap. Paling sering dipesan. Gurih dengan asap yang terasa di belakang, bukan di depan. Kalau ini kunjungan pertamamu dan kamu tidak mau berjudi, ambil yang ini.
Saus Caramel. Manis dan pekat. Paling disukai anak-anak, dan paling cepat bikin bosan kalau dipesan sendirian untuk satu meja besar.
Lada Hitam. Pedas kering, bukan pedas cabai. Cocok kalau kamu makan dengan nasi banyak.
Telur Asin. Gurih dengan tekstur berpasir yang menempel di cangkang. Paling banyak memakan waktu untuk dinikmati, jadi kurang cocok kalau kamu sedang buru-buru.
Untuk satu meja, jangan pesan empat-empatnya. Dua saus yang berlawanan sifatnya sudah cukup, misalnya asap dan lada hitam. Empat saus sekaligus justru membuat orang tidak ingat mana yang mereka suka.
Bagaimana cara memesan ikan: sup, bakar, atau goreng?
Ikan di sini tidak dipesan sebagai satu nama hidangan jadi. Urutannya tiga langkah: pilih ikannya, pilih cara masaknya, lalu pilih bumbunya.
Kalau dibakar, bumbunya ada Parape, Rica, Ujung Pandang, dan Saus Ocean’s. Parape manis gurih dengan santan, Rica pedas, Ujung Pandang asam segar. Bakar paling menonjolkan bau dan tekstur kulit, jadi pilih ini kalau ikannya bagus dan kamu mau merasakannya apa adanya.
Kalau digoreng, pilihannya Saus Mangga, Asam Manis, atau Rica. Goreng lebih ramah untuk anak-anak dan untuk yang tidak suka repot dengan duri, karena teksturnya lebih kering dan sausnya menempel.
Kalau disup, semuanya memakai kakap: Pallumara, Woku, Gulai, dan Kari Merah. Sup adalah pilihan yang paling aman untuk meja yang isinya campur, karena kuahnya bisa dibagi dan tidak ada yang kebagian potongan yang salah.
Di luar itu ada Kerapu Steam dengan tiga pilihan, Garlic, Hongkong, dan Teriyaki. Steam adalah cara masak yang paling tidak memaafkan bahan yang kurang segar, karena tidak ada bumbu berat yang menutupi. Kalau kamu ingin menguji dapur sebuah restoran hasil laut, pesan yang di-steam.
Kenapa jenis ikannya berganti-ganti?
Di daftar menu, ikan bakar ditulis sebagai kakap, trakulu, atau baronang, menyesuaikan musim. Itu bukan cara halus untuk mengatakan stoknya kosong.
Hasil laut bukan barang pabrik. Yang masuk ke dapur bergantung pada apa yang benar-benar didapat pagi itu, dan itu berubah menurut cuaca serta musim. Restoran yang menjanjikan jenis ikan yang sama persis sepanjang tahun biasanya sedang mengandalkan simpanan beku, dan itu pilihan yang sah, cuma bukan yang kami kerjakan.
Karena itu cara paling pasti bukan membaca menu, melainkan menelepon dan bertanya hasil laut apa yang datang hari itu. Alasan kenapa pertanyaan ini penting, dan siapa yang memutuskan bahan diterima atau ditolak, sudah kami tulis terpisah di artikel tentang dapurnya.
Apa yang cocok untuk yang tidak makan hasil laut?
Ini pertanyaan yang selalu muncul kalau rombongannya lebih dari empat orang, dan jawabannya bukan sekadar “ada ayam”.
Ocean’s menjalankan tiga dapur di satu tempat. Selain masakan Indonesia, ada Western dan India, dan ketiganya bukan menu tempelan:
Dari dapur Indonesia, di luar hasil laut ada Ayam dengan pilihan Garlic, Cah Jamur, dan Cabe Kering, lalu Sapi, serta lauk sayur seperti Terong dan Tahu.
Dari dapur Western, ada Steak Tenderloin dan Sirloin, ayam, burger, sandwich, dan pasta. Ini yang biasanya menyelamatkan meja yang isinya ada remaja.
Dari dapur India, ada Naan dan Curry. Bagian ini yang paling sering luput diketahui orang, padahal justru pembeda yang tidak dimiliki kebanyakan restoran hasil laut di Balikpapan.
Satu catatan yang perlu disebut apa adanya: masakan di sini halal, tetapi kami belum memegang sertifikat halal resmi. Dua hal itu berbeda, dan kami menuliskannya terpisah supaya kamu bisa memutuskan sendiri.
Bagaimana memesan untuk satu meja yang seleranya beda?
Aturan sederhana yang biasanya berhasil, terutama untuk enam orang ke atas:
Satu kepiting, dua saus berbeda. Jangan seragam, jangan pula empat macam.
Satu ikan utuh dengan cara masak yang berbeda dari kepitingnya. Kalau kepitingnya bersaus berat, ambil ikan bakar atau steam supaya ada jeda.
Satu sup untuk dibagi. Ini yang menyelamatkan orang tua dan anak kecil di meja yang sama.
Satu piring dari dapur lain. Steak atau curry, untuk yang tidak makan hasil laut. Satu piring saja sudah cukup mengubah suasana meja.
Untuk rombongan besar, menu sebaiknya ditentukan sebelum datang, bukan di meja sambil ditunggu. Nomor untuk menanyakan hasil laut hari itu dan memesan lebih dulu ada di halaman reservasi. Cara menilai mutu hasil laut di restoran mana pun, termasuk di sini, sudah kami tulis di panduan memilih restoran seafood.
Pertanyaan yang sering muncul
01
Kepiting saus apa yang paling enak di Ocean’s Resto?
Saus Asap yang paling sering dipesan, dan itu pilihan paling aman untuk kunjungan pertama. Tiga lainnya Saus Caramel yang manis dan disukai anak-anak, Lada Hitam yang pedas kering, serta Telur Asin yang gurih dengan tekstur berpasir. Untuk satu meja, pesan dua saus yang berlawanan sifatnya, jangan empat-empatnya.
02
Ikan apa saja yang tersedia?
Untuk ikan bakar biasanya kakap, trakulu, atau baronang, menyesuaikan musim dan hasil tangkapan hari itu. Sup ikan memakai kakap dengan pilihan Pallumara, Woku, Gulai, dan Kari Merah. Ada juga Kerapu Steam dengan pilihan Garlic, Hongkong, dan Teriyaki. Cara paling pasti adalah menelepon dan menanyakan hasil laut apa yang datang hari itu.
03
Bagaimana cara memesan ikan di sini?
Tiga langkah: pilih ikannya, pilih cara masaknya, lalu pilih bumbunya. Untuk bakar tersedia bumbu Parape, Rica, Ujung Pandang, dan Saus Ocean’s. Untuk goreng ada Saus Mangga, Asam Manis, dan Rica. Untuk sup ada Pallumara, Woku, Gulai, dan Kari Merah.
04
Ada menu untuk yang tidak makan hasil laut?
Ada, dan bukan menu tempelan. Ocean’s menjalankan tiga dapur di satu tempat: Indonesia, Western, dan India. Selain hasil laut ada ayam, sapi, dan sayur, lalu dari dapur Western ada steak tenderloin dan sirloin, burger, sandwich, serta pasta, dan dari dapur India ada naan dan curry.
05
Apakah masakannya halal?
Masakan di Ocean’s Resto halal, tetapi kami belum memegang sertifikat halal resmi. Dua hal itu berbeda dan kami menyebutkannya terpisah supaya tidak menyesatkan. Kalau kamu memerlukan kepastian bersertifikat, sebaiknya dipertimbangkan sejak awal sebelum memesan.